Sabtu, 30 Mei 2009

ANDA BERBADAN KURUS.... BACA INI...

S O A L

1. Apa penyebab bada kurus
- Apa kerugian badan kurus
- Cara menaikan badan kurus
2. Apa untung berat badan normal
- Bagaimana cara mempertahankannya
3. Apa penyebab kegemukan
- Cara menurunkan berat badan
4. Contoh menu harian yang memberi energi 2500 kalori

 

JAWAB :

1.  Penyebab badan kurus
  Faktor penyebab badan kurus adalah :
- Kurangnya asupan makanan, nafsu makan berkurang disebabkan oleh berbagai hal seperti dalam keadaan sedang sakit, stress atau depresi. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, kekurangan vitamin dan mineral serta aktivitas harian yang telalu padat.
- Kekurangan berat badan umumnya pada perempuan karena keinginan mereka dalam program diet untuk mendapatkan tubuh langsing yang ideal.
- Faktor gentik
- Faktor usia
- Gaya hidup seseorang dalam mengkonsumsi jenis-jenis zat tertentu seperti nikotin, kafein dan berbagai macam penyebab rasa. Zat-zat tersebut diketahui dapat mengurangi selera makan yang normal sehingga bila keadaan itu berlangsung terus menerus maka tubuh akan cepat menjadi kurus.

• Apa kerugian badan kurus
- Minder.
- Kurang menarik dalam berpenampilan.
- Mudah terserang penyakit.

• Cara mempertahankannya
- Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengadung banyak vitamin.
- Makan teratur jika biasanya 2 kali sehari diusahkan agar 3 kali sehari.
- Minum vitamin yang membangkitkan nafsu makan.
- Minum susu.

2.  Apa untung berat badan normal
- Hormonal jadi normal.
- Hidup sejahtera. Kegemukan bias mengundang penyakit.
- Nafas lancar.
- Lutut awet terjaga.
- Kuat, bugar, dan berenergi.
- Pede.
- Panjang umur
- Bebas beli baju.

• Cara mempertahankan berat badan normal
- Usahakan olah raga minimal 2 kali dalam seminggu.
- Jangan banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak.
- Diet teratur, jangan diet yang berlebihan jugakan akan mengakibatkan fatal.
3.  Penyebab kegemukan
- Telalu banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak.
- Makanan dan aktivitas yang tak seimbang.
- Kurangnya olah raga.

• Kerugian badan gemuk
- Dapat menyebabkan dipertensi, diabetes, jantung dan stroke karena tersumbat aliran darah oleh lemak dan banyaknya bubur lemak LDL di beberapa organ vital.
- Bikin susah jalan.
- Susah memilih baju.

4.  Menu harian yang bias memberi energi 2500 kalori
5. Informasi gizi untuk lansia
• Faktor-Faktor yang mempengaruhi kebutuhan gizi pada lansia.
1) Berkurangnya kemampuan mencerna makanan akibat kerusakan gigi atau ompong.
2) Berkurangnya indera pengecap mengakibatkan penurunan terhadap cita rasa manis, asin, asam dan pahit.
3) Esophagus/kerongkongan mengalami pelebaran.
4) Rasa lapar menurun, asam lambung menurun.
5) Gerakan usus atau gerak peristaltik lemah dan biasanya menimbulkan konstipati.
6) Penyerapan makanan diusus menurun.
• Masalah gizi pada lansia
a. Gizi belebih
Gizi berlebih pada lansia banyak terjadi di Negara-negara barat dan kota-kota besar. Kebiasaan makan banyak pada waktu muda menyebabkan berat badan berlebih, apabila paa lansia menggunakan kalori berkurang karena berkurangnya aktivitas fisik.
b. Gizi berkurang
Gizi berkurang diakibatkan oleh masalah-masalah social ekonomi dan juga karena gangguan penyakit. Bila konsumsi kalori terlalu rendah dari yang dibutuhkan menyebabkan kurang dari normal. Apabila hal ini disertai dengan kekurangan protein menyebabkan kerusakan-kerusakan sela yang tidak dapat diperbaiki, akibatnya rambut rontok, daya tahan terhadap penyakit menurun, kemungkinan akan mudah terkena infeksi.
c. Kekurangan vitamin
Bila mengkonsumsi buah dan sayur dalam makanan kurang dan ditambah dengan kekurangan protein dalam makanan akibatnya nafsu makan berkurang, penglihatan menurun, penampilan menjadi lesu dan tidak bersemangat.

• Contoh bahan makanan untuk setiap kelompok makanan
1. Bahan makanan sumber karbohidrat (zat energi) :
nasi, bubur beras, nasi jagung, kentang, singkong, ubi, talas, biskuit, roti, crakers, maizena, tepung beras, tepung terigu, tepung hunkwe, mie, bihun.
2. Bahan makanan sumber lemak (zat energi) :
Minyak goring, minyak ikan, margarine, kelapa, kelapa parut, santan, lemak daging.

3. Bahan makanan sumber protein hewani :
Daging sapi, daging ayam, hati, babat, telur, usus, telur, ikan, udang.
4. Bahan makanan sumber protein nabati :
Kacang ijo, kacang kedelai, kacang merah, kacang tanah, oncom, tahu, tempe.

• Pemantauan status nutrisi
1. Penimbangan Berat Badan 
a. Penimbangan BB dilakukan secara teratur minimal 1 minggu sekali
b. Menghitung berat badan ideal pada dewasa :
Rumus : Berat badan ideal = 0,9 x (TB dalam cm – 100)
2. Kekurangan kalori protein
3. kekurangan vitamin D

• Perencanaan makanan untuk lansia
1. Makanan harus mengandung zat gizi dari makanan yang beraneka ragam, yang terdiri dari : zat tenaga, zat pembangun dan zat pengatur.
2. Perlu diperhatikan porsi makanan, jangan terlalu kenyang, porsi dan menu makanan hendak diatur, contoh menu :
Pagi : Bubur ayam
Jam 10.00 : Roti
Siang : Nasi, Pidang telur, Sup, Pepaya
Jam 16.00 : Nagasari
Malam : Nasi, sayur bayam, tempe goring, pepes ikan, pisang.
3. Banyak minum dan kurangi garam.
4. Batas makanan yang manis, atau gula-gula, minyak dan makanan berlemak.
5. Bagi pasien lansia yang proses penuaannya sudah lebih lanjut perlu diperhatikan hal-hal :
6. Batasi minum kopi atau teh.
7. Makanan mengandung zat besi seperti : kacang-kacangan, hati, telur, daging rendah lemak, bayam dan sayuran hijau.
8. Lebih dianjurkan untuk mengolah makanan dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang, kurangi makanan yang digoreng.

• Perencanaan makan untuk mengatasi perubahan saluran cerna :
1. Sarankan untuk mengkonsumsi makanan berserat tinggi setiap hari, seperti sayuran dan buah-buahan segar, roti dan sereal.
2. Anjurkan pasien untuk minum paling sedikit 8 gelas cairan setiap hari untuk melembutkan feses.
3. anjurkan untuk tidak menggunakan laktasit secara rutin, karena pasien akan menjadi tergantung pada laksatif.


by : anonymous

Tidak ada komentar:

Posting Komentar